Langkah Terbaru PIEP: Memperkenalkan IPASS untuk Pengawasan Proyek yang Lebih Efektif

Minggu, 12 Mei 2024 | 19:01:39 WIB

JAKARTA - PT Pertamina Internasional EP (PIEP), sebagai Regional Internasional, sukses merancang Integrated Project Activities & Surveillance System (IPASS), sebuah sistem informasi canggih yang bertujuan untuk memonitor, mengontrol, dan mengevaluasi berbagai tahapan proyek secara efisien.

Jaffee A. Suardin, Direktur Utama PIEP, mengucapkan terima kasih kepada tim yang telah berkontribusi maksimal dalam inovasi ini. Ia menjelaskan bahwa IPASS merupakan adaptasi dari sistem yang sudah digunakan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR), yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan PIEP. Dengan kemampuan IPASS dalam mendeteksi dini indikator kinerja proyek, manajemen dapat mengambil keputusan dengan cepat berdasarkan informasi yang terukur.

Melalui dashboard IPASS Project Pipeline dan Critical Project Monitoring, para pimpinan dapat secara terpusat memantau dan mengevaluasi proyek-proyek prioritas selama fase pelaksanaan, sejalan dengan tujuan utama PIEP, yakni OTOBOSOR (on time - on budget - on specification - on return).

Sudianto Lumban Tobing, Manager Projects, menjelaskan bahwa pengembangan sistem ini memakan waktu sekitar 5 bulan. IPASS memiliki beberapa tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penutupan proyek. Tahap awal mencakup perencanaan timeline, anggaran, dan manfaat yang diharapkan.

Fase berikutnya adalah pelaksanaan proyek, yang bertujuan untuk memonitor seluruh tahapan proyek dan memastikan ketaatan terhadap timeline dan anggaran yang telah ditetapkan.

Tahapan terakhir adalah penutupan proyek, yang bertujuan untuk memastikan bahwa Final Investment Decision (FID) dapat dilakukan setelah seluruh tahapan proyek, baik secara fisik maupun finansial, telah selesai.

PIEP berharap bahwa sistem IPASS yang telah dikembangkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan menyeluruh di seluruh perusahaan. Saat ini, PIEP tengah mengawasi 71 proyek utama dengan nilai lebih dari $1,5 miliar. Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Portofolio Proyek, perusahaan telah memprioritaskan pengembangan sistem manajemen proyek yang terintegrasi, terukur, dan transparan.

Terkini